STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR LEMBAGA PENJAMIN MUTU DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Dr. Lalu Sirajul Hadi (Ketua)

Lalu Sulman, M.Pd. (Wakil Ketua)

Saepul Muslim, M.Pd. (Sekretaris)

Imron Hadi, M.H.I (Wakil Sekretaris)

Anggota

1.  Faizul Bayani, M.Pd

2. Marham Jupri Hadi, M.Ed

3. Didin Hadi Saputra, MM

FKIP UNW sebagai Research Based Faculty

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebagai RESEARCH FACULTY di Universitas Nahdlatul Wathan Mataram: Sebuah Perspektif.


Marham Jupri Hadi, M.Ed (Prodi Pendidikan Bahasa Inggris)

A. Konteks

Universitas NW Mataram memiliki peran yang sangat strategis dan krusial untuk mencetak generasi penerus perjuangan (abituren NW) yang religius, intelektual, bermanfaat dan mandiri. Oleh karenanya, insitusi yang didirikan oleh Almagfurlah Maulanasyaikh TGKH. M.Zainuddin Abdul Madjid ini perlu untuk ditingkatkan kualitasnya sehingga peran besar tersebut bisa terwujudkan. Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNW sebagai  salah satu fakultas dengan jumlah mahasiswa terbanyak harus melakukan pembenahan diri karena ia berfungsi salah satu “pencetak”  sarjana NW yang diharapkan mampu menjadi leaders of change and control. Bukan sekedar mendapatkan “ijazah kertas mengkilat”, tetapi menjadi alumni yang mendapatkan “pengakuan dari masyarakat”, baik dunia pendidikan, bisnis, maupun di bidang lainnya.  Untuk mewujudkan hal tersebut, maka FKIP UNW perlu menjadikan penelitian sebagai salah satu daya ungkit (leverage) untuk mencapai niat tersebut.

Penelitian merupakan salah satu dari Tri Dharma atau kewajiban perguruan tinggi yang  sekaligus sebagai tolok ukur apakah perguruan tinggi telah layak disebut sebagai sebuah intitusi akademis atau tidak.  Oleh karena itu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNW Mataram dituntut untuk tidak sekedar melakukan kegiatan pendidikan pengajaran saja, tetapi juga untuk menjadi produktif dalam kegiatan penelitian, pengabdian serta publikasi ilmiah. Tulisan ini membahas urgensi penelitian, indikator fakutlas berbasis riset,  kendala dan alternatif solusi untuk menjadikan FKIP UNW Mataram menjadi reseach faculty di Universitas Nahdlatul Wathan Mataram.

B. Urgensi Penelitian

Penelitian berperan penting untuk meningkatkan 1) kualitas pembelajaran, 2) pengembangan kurikulum, 3) peningkatan kualitas  lulusan, 4) managemen perguruan tinggi, serta 5) pengabdian pada masyarakat. Penelitian juga bisa membantu meningkatkan daya serap alumni di dunia kerja, dunia usaha dan untuk melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi yang bereputasi dunia (World Class University). Peningkatan daya serap alumni perguruan tinggi di di dunia kerja bisa menjadi salah satu metode pencitraan kepada publik. Citra positif akan menjadi saah satu faktor pemicu naiknya minat calon mahasiswa untuk mendaftar pada perguruan atau program studi tertentu di FKIP UNW Mataram. Selain itu, akreditas prodi maupun institusi juga sangat ditentukan oleh kuantitas dan kualitas penelitian dosen. Dosen yang secara konsisten melakukan penelitian akan mendapatkan beberapa keuntungan yaitu kemudahan mengurus jabatan fungsional dosen, sertifikasi dosen, beasiswa studi di dalam dan luar negeri, memperoleh proyek atau hibah penelitian dari  dirjen DIKTI atau dari lembaga pemerintahan dan swasta lainnya, berpeluang untuk menjadi narasumber dalam berbagai seminar pelatihan dan komperensi baik pada level nasional maupun internasional. Keuntungan lain yang bisa diperoleh dari konsistensi penelitian adalah dosen bersangkutan bisa menjadi penulis yang bereputasi dan berpeluang untuk mendapatkan royalti dari setiap tulisannya yang terpublikasi secara nasional.

C. Beberapa Indikator Fakultas Berbasis Riset

Penulis mengusulkan beberapa aspek yang bisa dijadikan indikator untuk sebuah fakultas berbasis riset, diantaranya:

  1. Masing-masing program studi mengelola jurnal ilmiah
  2. Setiap dosen menghasilkan satu penelitian terpublikasi baik di level nasional maupun internasional perbulan.
  3. Terdapat peraturan yang jelas (sanksi)mengenai plagiarisme
  4. Terdapat kuliah umum yang dilaksanakan setiap semester oleh masing-masing peneliti.
  5. Setiap tahun, fakultas memiliki anggaran yang sesuai untuk kegiatan penelitian
  6. Setiap tahun dosen di FKIP UNW memenangkan hibab penelitian yang diberikan oleh DIKTI,
  7. Materi perkuliahan, metode pembelajaran dan evaluasi bervariasi dan pengembangannya berdasarkan hasil penelitian.
  8. Terdapat evaluasi berkala (per tahun) atas kinerja dosen di bidang tri dharma
  9. Semua dosen memiliki jabatan fungsional minimal Asisten Ahli dan ditingkatkan sampai kepada guru besar setiap tahunnya.
  10. Terdapat buku-buku teks dan modul yang dipublikasi oleh dosen di FKIP UNW setiap tahunnya.

D. Tantangan Implementasi

Dari hasil pengamatan penulis selama menjadi bagian di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas NW Mataram, terdapat beberapa kendala yang berpotensi untuk menghambat tercapainya tujuan tersebut. Beberapa diantaranya adalah:

1. Dosen

Keberadaan dosen tetap memiliki arti yang sangat signifikan terhadap produktifitas insitusi dalam bidang penelitian. Jumlah dosen tetap yang belum memenuhi standar  (minimal enam orang dosen per prodi) juga menjadi penyebab kurangnya jumlah penelitian dosen. Idealnya seorang dosen tetap mengajar maksimal 12 SKS, dan termasuk di dalamnya adalah kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Selain itu, keberadaan dosen tetap yang masih berstatus S1 juga menjadi penyebab lainnya. Kemampuan penelitian dosen juga dipengaruhi oleh tingkat kualifikasi pendidikannya. Oleh karena itu, dosen yang masih berstatus S1 pada sebuah program studi perlu ditindak lanjuti dengan mendorong dosen tersebut untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (S2).

2. Referensi

Keterbatasan akses terhadap referensi sesuai dengan topik penelitian menjadi salah satu hambatan yang sangat berarti bagi suksesnya sebuah kegiatan penelitian. Meskipun internet menjadi salah satu sumber literatur sang sangat lengkap, tetapi sebagian besar jurnal baru menysaratkan untuk dilakukan pembelian.

3. Pendanaan

Kegiatan penelitian tidak bisa terlaksana secara optimal dengan ketiadaan dana penelitian. Dana penelitian digunakan hampir untuk semua proses penelitian baik dari penyusunan prosposal, pengambilan data, penulisan laporan, publikasi ilmiah serta transportasi.

4. Dukungan Lembaga

Salah satu sumber pendanaan penelitian adalah dana dari institusi yang jumlahnya disesuaikan dengan kemampuan institusi bersangkutan. Sampai saat ini, FKIP UNW belum memiliki perencaan anggaran yang dikhususkan untuk mendukungan kegiatan penelitian dosen.

E. Alternatif Solusi

Untuk mengatasi kendala-kendala diatas, maka terdapat beberapa hal yang bisa dijadikan alternatif:

  • Fakultas menjadikan kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah sebagai salah satu program prioritas pertahunnya. Hal ini diwujudkan dalam berbagai bentuk misalnya, penyediaan anggaran penelitian, pengadaan workshop atau pelatihan penyusunan proposal dan penulisan artikel ilmiah.
  • Memotivasi dosen untuk meningkatkan kualifikasi pendidikannya, khsususnya melalui jalur beasiswa baik yang ditawarkan oleh Dikti, LPDP ataupun lembaga lainnya.
  • Melibatkan dosen tetap untuk mengikuti workshop atau pelatihan yang dilaksanakan oleh DIKTI. Dosen tersebut kemudian diharuskan untuk mentransfer pengetahuan yang diperoleh kepada dosen lainnya dalam bentuk workshop atau diskusi informal di tingkat fakultas atau program studi.
  • Membentuk unit khusus di tingkat fakultas yang secara khusus mengkoordinir kegiatan penelitian, pengabdian dan publikasi ilmiah baik yang dilaksanakan oleh dosen maupun mahasiswa.
  • Mengupayakan dosen untuk meningkatkan jabatan akademik
  • Mengusulkan dosen untuk menjadi peserta Sertifikasi Dosen.

F. Refleksi

Peranan vital FKIP UNW Mataram tidak saja mempengaruhi citra Universitas NW Mataram, tetapi juga terhadap citra organisasi NW di bidang pendidikan. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kualitas FKIP dengan menjadikannya sebagai Fakultas berbasis riset (Research Based Faculty)  layak untuk dipertimbangkan dan ditindaklanjuti. Untuk menjadikan FKIP  UNW sebagai fakultas berbasis riset tentu akan menghadapi berbagai tantangan yang disertai dengan berbagai alternatif solusi untuk mengatasi hambatan tersebut. Jika hal tersebut bisa dijadikan sebuah program prioritas dan diwujudkan dalam waktu yang relatif singkat, maka besar kemungkinan semua civitas akademika di lingkungan FKIP UNW Mataram akan “memiliki rasa bangga menjadi mahasiswa, dosen, ataupun pimpinan di fakultas ini”. Rasa bangga menjadi salah satu komponen psikologis untuk menjadikan sebuah insitusi untuk terus berkembang secara menggembirakan.

Bibliografi

http://www.thecollegesolution.com/whats-a-research-university/

http://www.usnews.com/education/blogs/professors-guide/2010/04/28/10-reasons-to-go-to-a-research-university.

http://web.stanford.edu/dept/pres-provost/president/speeches/980503peking.html.

http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0048733311001752

http://nursyam.uinsby.ac.id/?p=1631http://www.stialanbandung.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=656:menuju-perguruan-tinggi-berbasis-riset-dan-penganalisis-kebijakan&catid=65:volume-xii-no1-tahun-2015&Itemid=63http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/09/13212057/Universitas.Berbasis.Riset.Resmi.Diluncurkan

 

PROGRAM KERJA

Prioritas Program Kerja LPM Universitas Mataram pada tahun 2016 adalah sebagai berikut:

  • Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pengurus LPM
  • Penyusunan Roadmap LPM UNW Mataram untuk Periode 2016-2021
  • Sosialisasi Program Kerja LPM ke semua civitas akademika UNW Mataram
  • Penyusunan Standard of Operating Procedure (SOP) per kegiatan
  • Workshop Evaluasi Diri Program Studi dan Kinerja Dosen
  • Workshop Evaluasi Diri dan Kinerja Fakutas
  • Workshop Evaluasi Diri  Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) UNW Mataram
  • Simulasi Akreditasi Program Studi
  • Simulasi Akreditasi Institusi

A young kid will take his risks

BISMILLAHI WABIHAMDIHI

Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram merupakan salah satu perguruan tinggi di provinsi Nusa Tenggara Barat yang telah lama berkiprah untuk mendidik generasi muda, khususnya di yang berada di pulau Lombok.  Dengan semangat baja untuk mencetak para alumni “BERIJAZAH MASYARAKAT”, UNW Mataram terus berbenah untuk meningkatkan kualitas SDM demi meraih pelayanan prima bagi para mahasiswa dan masyarakat luas melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.  Untuk mengawal proses tersebut, UNW Mataram telah membentuk Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (Internal Quality Assurance).